oleh

8.107 Surat Suara di Maros Rusak

MAROS, INIKATA.com – KPUD Kabupaten Maros telah merampungkan kegiatan sortir surat suara Pemilu 2019. Surat suara yang disortir untuk DPRD Provinsi dan DPR RI, selama tujuh hari.

Komisioner KPU Maros, Saharuddin Datu mengatakan, sebanyak 476.234 surat suara telah disortir, 8.107 lembar ditemukan cacat dan tidak layak digunakan.

“Surat suara yang sudah disortir ada dua jenis, yakni DPRD Provinsi dan DPR RI. Surat suara yang dinilai cacat, yakni adanya percikan tinta, noda, bekas lipatan yang bergaris”, ujarnya, Rabu (10/3/2019).

Sementara untuk yang robek, petugas belum menemukannya. Surat suara yang cacat tersebut akan dikoordinasikan ke KPU Provinsi Sulsel untuk ditindaklanjuti, sambung Syaharuddin.

Setelah surat suara DPRD Provinsi dan DPR RI rampung, petugas akan melanjutkan sortir suara untuk DPRD Kabupaten, dengan target rampung, pada Kamis besok. Setelah itu dilanjutkan ke surat suara DPD RI dan surat suara Presiden dan Wakil Presiden RI.

Disampaikannya, jumlah surat suara yang telah diterima KPU Maros sebanyak 1.513 dus. Setiap dus berisi 500 lembar surat suara. Sementara untuk kertas suara DPD dan Calon Presiden-Wakil Presiden RI, pihaknya masih menunggu dari Makassar.

Berdasarkan jadwal, kertas suara DPD dan Capres – Cawapres sudah tiba di Pelabuhan Makassar pada Jumat mendatang dan akan didistribusikan ke Maros.

Sortir surat suara semua jenis, dijadwalkan rampung dalam waktu 10 hari. Jadwal sortir tinggal tiga hari. Jika kertas suara DPD dan Capres – Cawapres lambat masuk ke Maros, kemungkinan besar waktu sortir juga akan molor.

Surat suara yang disortir tersebut akan digunakan oleh warga yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT) Maros, yang jumlanya mencapai 245.041 jiwa.

Untuk upah, KPU Maros mengucurkan anggaran sebesar Rp190 juta untuk diberikan kepada 200 petugas sortir.

“Kita memperkerjakan 200 warga, secara borong. Kita menyiapkan anggaran Rp 190 juta. Nantinya, para pekerja yang akan membagi rata uang tersebut. Kami serahkan uang itu setelah rampung penyortiran,” jelasnya.

Selama kegiatan sortir surat suara ini, Polres Maros melakukan penjagaan. Personel Polres Maros berjaga ketat di gudang penyimpanan surat suara. Polisi standby di depan pintu ruang kegiatan sortir untuk memastikan tidak terjadinya kecurangan.

Setiap petugas sortir yang akan masuk di ruangan, akan digeledah polisi. Selain itu, selama berada di gudang, logistik Pemilu tersebut dijaga ketat oleh personel Polres Maros. (sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed