oleh

Aplikasi Digital Pariwisata Bahan Raker Asita

MAKASSAR, INIKATA.com – Menghadapi beberapa masalah mengenai pariwisata di Sulsel, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulsel tak ingin hanya diam.

Beberapa program kerja hingga 2020 akan dibahas pada rapat kerja bertajuk “Optimalisasi Destinasi Pariwisata di Sulsel” yang akan diadakan di Novotel hotel, 2 februari mendatang.

Ketua Asosiasi Tour dan Travel Agent (Asita) Sulsel, Didi L Manab mengatakan banyaknya wisatawan dari luar yang membutuhkan informasi lebih detail, maka sangat dibutuhkan aplikasi digital. Aplikasi ini tak hanya membahas pembenahan paket wisata tetapi juga semua informasi yang dibutuhkan wisatawan mengenai sektor pariwisata di Sulsel yang bisa menasional.

Kata Didi, ada beberapa daerah yang memang saat ini menjadi objek perhatian Asita yakni Bulukumba untuk laut dan pinisi, Selayar memperkenalkan bahari serta Toraja dan beberapa lokasi.

“Dalam raker juga mencoba membahas bagaimana daerah ini akan di dorong akses yang mudah untuk kesana,”Ujar pria yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Sulsel ini.

Ketua Panitia Raker dan Hut Asita, Aliyah Mustika Ilham menambahkan selain beberapa program digital, Asita juga akan mengadakan bersih-bersih objek destinasi wisata. Objek wisata yang digodok adalah Benteng Sombaopu.

Lanjut Aliyah, bagaimana menciptakan destinasi wisata yang lama terbengkalai agar bisa diangkat lagi bersama pemerintah.

“Kita juga libatkan pemerintah dan Alhamdulillah Gubernur sudah setuju dengan hal ini,”tambahnya.

Tak hanya untuk objek wisata dengan aplikasi digital yang akan di godok, tetapi juga bagaimana Asita juga turun memasarkan kerajinan yang bisa di jual kepada wisman, mulai dari bahan baku dan proses hingga jadi barang jadi siap jual. (Yuna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed