oleh

Kepala Inspektorat Dicopot, NA Bukan Kepala Pemerintah

MAKASSAR, INIKATA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menanggapi sikap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang mencopot Kepala Inspektorat.

Anggota Komisi A DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga menyebut Gubernur tidak mampu memposisikan dirinya sebagai kepala pemerintahan yang melekat.

“Pencopotan dengan mempermalukan kepala inspektorat menunjukkan Gubernur sebagai kepala pemerintahan daerah sekaligus pembina ASN tidak mampu memposisikan diri sebagaimana jabatan yang melekat,” tandas Rangga, Rabu (12/6/2019).

Tak hanya itu, ia juga meyoroti peryataan Nurdin Abdullah yang melontarkan kata-kata yang dianggap tidak pantas dikeluarkan.

“Kata-kata penghianat tidak pantas dan cederung brutal disampaikan dalam pidato resmi, karena pandangan kami di komisi A yang membidangi pemerintahan bahwa setiap kesalahan sekalipun itu besar pelanggarannya tentu perlu dilakukan pembinaan secara berjenjang sebagaimana diatur UU kepegawaian,” katanya.

“Bukan dipermalukan dengan cara-cara tidak menjaga etika, harga diri dan hak hak pribadi orang lain, kami pun ingin mempertanyakan dan menganggap aneh seorang gubernur menyampaikan dalam pidato, ada penghianat yang membocorkan strategi dan rahasia perang ke lawan,” lanjutnya.

Lebih lanjut menanyakan rahasia strategi apa yang dimaksud dibocorkan karena penyelenggaraan pemerintahan itu perlu diketahui publik dan gubernur berperang dengan siapa musuhnya?

“Secara institusi kami di komisi A tentu tidak membiarkan keadaan seperti ini terus berlangsung karena ini pejabat yang kedua dicopot dengan cara cara tidak manusiawi,” tutupnya. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed