oleh

Menunggak, Iuran Perbulan BPJS Kesehatan Akan Naik

MAKASSAR, INIKATA.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) berencana menaikkan iuran perbulan BPJS Kesehatan sebesar 11 persen dari harga sebelumnya.

Hal itu diakibatkan jika pembayaran BPJS kepada pihak Rumah Sakit menunggak. Staf Sub Bagian Program Perencanaan JKN Dinas Kesehatan Sulsel, Mursalin Majid, membenarkan hal tersebut.

Dimana pihaknya akan mematok harga sebesar Rp36.000 per orang. “Sebelumnya harga Iuran sebesar Rp25.000, itu belum cukup. Makanya rapat bersama pejabat BPJS Kesehatan di Jakarta, mungkin akan naik,” kata Mursalin, Jumat (11/1/2019).

Sebelumnya, pihak pemerintah pusat telah menggelontorkan dana sebesar Rp5 triliun. Kemudian ditambah subsidi 40 persen dari Pemprov Sulsel.

Agar dapat menopang anggaran tersebut. Tapi ternyata, masih ada kekurangan, mengingat ada 1,6 juta warga pengguna BPJS Kesehatan di Sulsel.

Jadi dalam waktu dekat ini, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah akan melakukan pengkajian ulang dengan memanggil pihak BPJS Kesehatan.

“Saya ingin memanggil BPJS ini karena, tunggakannya di beberapa rumah sakit ini harus di perjelas dulu,” kata Nurdin.

Untuk saat ini, mencuat Rumah Sakit Daerah Bulukumba Sulthan Daeng Radja, dimana BPJS mengutang sebesar Rp 12 M dari klaim bulan Agustus dan September 2018 kemarin. (Fajrin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed