oleh

Jelang Natal dan Tahun Baru, Permintaan Tiket Pesawat Meningkat

MAKASSAR, Semua Orang Membacanya – Menjelang libur akhir tahun, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat inflasi mencapai 0,28 persen. Hasil tersebut terutama disumbang dari permintaan angkutan udara yang cukup tinggi.

“Sumbangan dari angkutan udara cukup tinggi bisa saja terjadi, mudah-mudahan begitu karena liburan biasanya orang ambil cuti, itu pola-pola secara siklus berulang dari tahun ke tahun,” ujar Yos Rudiansyah, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, saat ditemui di kantor BPS Provinsi Sulsel, Jalan Haji Bau, Makassar, Senin (03/12/2018).

Ia juga menambahkan, kemungkinan salah satu penyebabnya adalah cuaca. Saat ini, diketahui gelombang laut cukup tinggi, sehingga orang lebih memilih angkutan udara sebagai transportasi utama dibanding melewati jalur laut.

Sementara itu, berbanding terbalik dengan transportasi, Indeks Harga Konsumen (IHK) bahan pokok justru menurun november 2018 ini.

“Yang biasanya meningkat seperti harga bahan makanan justru pada bulan ini mengalami deflasi, artinya turun. Oleh karena itu yang mudah dikontrol oleh pemerintah tentunya bahan makanan,” lanjut Yos Rudiansyah.

Data ini diperkirakan akan lebih tinggi lagi ketika memasuki liburan natal dan tahun baru. Hal tersebut karena aktivitas perkantoran, seperti perjalanan dinas yang membutuhkan jasa transportasi udara, meningkat pada november hingga desember.

Perhitungan inflasi Sulawesi Selatan ini, secara keseluruhan diambil dari data IHK di 5 kota. Empat kota diantaranya, yakni Bulukumba, Watampone, Palopo, dan Makassar, mengalami inflasi, sedangkan satu kota Iainnya, yaitu Parepare, mengalami deflasi. Dengan catatan inflasi tertinggi terjadi di Bulukumba, yaitu 0,41 persen dengan nilai IHK sebesar 140,99. (ipul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed