oleh

Satu Warga Toraja Tewas Setelah Terkena Lemparan Parang

MAKASSAR, INIKATA.com – Perselisihan yang diakibatkan sebidang tanah, satu warga asal Tana Toraja tewas akibat luka sabetan parang.

PM tega menghabisi nyawa AS warga Kecamatan Makale, Tana Toraja, lantaran salah paham terkait sebidang tanah

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jhon Paerunan mengatakan, kejadian berawal saat Korban (AS) dan pelaku (PM), mengukur tanah yang berada di sekitar rumah pelaku, kemudian pelaku tidak menerima dan langsung melemparkan parang kearah korban menggunakan tangan kiri yang mengakibatkan korban mengalami luka robek sepanjang 5 cm pada bagian paha sebelah kanan.

Akibat luka robek tersebut korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatimah Makale untuk mendapatkan perawatan. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Iya benar, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh PM terhadap korban AS, menyebabkan korban meninggal dunia, pelaku akan dijerat dengan Pasal 338 subs 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,” ujar AKP Jhon di Tana Toraja, Kamis 27 Desember 2018 malam.

Selain mengamankan pelaku, pihak aparat juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang, 2 lembar baju korban dan pelaku.

Saat ini, kata dia, pelaku telah diamankan di Mapolres Tana Toraja guna penyidikan lebih lanjut. (fajar/inikata)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed