oleh

Seminar Nasional PPs, Rektor UMI: Muslim Harus Jaga Intergeritas dan Kejujuran

MAKASSAR, INIKATA.com – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof. Basri Modding mengatakan akuntan muslim harus utamakan kejujuran.

Hal ini disampaikan Rektor UMI usai membuka Seminar Nasional Program Pascasarjana (PPs) UMI Makassar yang mengusung tema WTP vs “WTP” Wajar Tanpa Pengecualian “Wajar Tanpa Pemeriksaan”, di Kampus Program Pascasarjana UMI, Jalan Urip Sumoharjo No 225 Makassar, Sabtu (1/12/2018).

“Karena kita ini muslim, muslim itu kita harus menjaga intergeritas dan kejujuran yang kita utamakan,” kata Prof. Basri

Tentu hal itu tak tanpa alasan, kata Basri, dengan melihat kondisi sekarang maka perlu mengoreksi bagi ahli-ahli akuntan, kalau sudah wajar tanpa pengecualian sudah dekat tidak ada paksaan.

“Tapi kenyataannya dilapangan, artinya masih banyak akuntan-akuntan ini belum menjalankan dasar-dasar akuntan secara penuh, belum menjalankan secara intergeritas,” ungkapnya.

Menurutnya, UMI sudah berkomitmen untuk menjalankan wajar tanpa pengecualian dan wajar tanpa pemeriksaan, dengan tujuan agar tidak yang terkena kasus korupsi.

“Ini yang perlu diperbaiki dan pencegahan dari dini, makanya kita laksanakan ini, supaya masyarakat tau bahwa UMI sudah mempublikkasikan dan mensosialisasi,” jelasnya. (Saiful)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed