oleh

Terjebak Banjir! Jangan Panik, Begini Cara Menanganinya

INIKATA.com – Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan tergenang banjir dikarenakan intesitas hujan tinggi. Saat banjir melanda timbul rasa khawatir bagi para pengendara, karena sangat berisiko jika harus menerjang banjir.

“Hal yang paling dikhawatirkan oleh pengendara mobil adalah jika terjadi water hammer atau kondisi air masuk ke dalam ruang bakar mesin sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada mobil,” kata Abdul Wahab, Marketing & Customer First Division Head Kalla Toyota.

Ada kalanya kendaraan terpaksa menerobos banjir. Namun, jika Anda terjebak banjir tidak perlu panik. Tetap tenang dan ikuti beberapa tips yang dapat dilakukan jika kendaraan Anda terjebak dalam kondisi banjir.

Hal utama yang harus dilakukan dalam kondisi terendam adalah mematikan mesin. Jika Anda berada dalam situasi harus memindahkan kendaraan, dorong kendaran secara manual (dengan tangan). Pastikan kendaraan dalam posisi tuas transmisi netral (N) sebelum didorong.

Saat kendaraan terendam, buka sabuk pengaman Anda lalu keluarlah secara perlahan. Jika volume air tidak menghalangi Anda membuka pintu, maka bukalah pintu dan segera keluar dari kendaraan.

Namun jika Anda tidak dapat membuka pintu, keluarlah dari jendela mobil. Bila kendaraan Anda dilengkapi dengan palu keselamatan (safety hammer) atau benda tajam, pecahkan kaca dengan benda tersebut lalu memanjatlah keluar kendaraan dan berhati-hatilah terhadap pecahan kaca. Mohon diperhatikan untuk tidak memecahkan kaca bagian depan.

“Jangan lupa untuk memeriksa level ketinggian bekas air setelah berhasil keluar dari banjir, agar dapat segera ditangani sebelum mobil mengalami kerusakkan karena terjebak banjir,” tambah Abdul Wahab.

Jika bekas ketinggian level air hanya mencapai setengah ban mobil, segera bawa kendaraan Anda ke bengkel Toyota terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, jika bekas level air mulai dari setengah ban ke atas, apalagi jika sampai melewati ruang mesin, maka dalam kondisi apapun dan jika tidak bisa berpindah ke tempat yang lebih aman, jangan menghidupkan kendaraan.

Kemudian, cabut aki/lepaskan kabel aki dan segera derek kendaraan Anda menuju bengkel Toyota terdekat. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed