oleh

Amran Ambar Mangkir Lagi Dari Panggilan JPU, Kajari Parepare Geram

PAREPARE, INIKATA.com – Terpidana kasus korupsi gerobak jilid II, Amran Ambar mangkir lagi dari panggilan kedua oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare, Andi Darmawangsa mengungkapkan hingga Senin (11/02/2019) sore. Pihaknya masih menunggu niat baik Amran Ambar untuk menyerahkan diri, namun tak kunjung datang.

“Sampai saat ini yang bersangkutan belum datang memenuhi panggilan JPU dan sesuai surat dari pengacara Amran, menyebutkan bahwa sampai saat ini belum menerima petikan ataui salinan putusan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil koordinasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan Panitera muda Pidana Pengadilan Tipikor Makassar kata Andi Dar lagi, putusan itu sudah disampaikan ke Penasehat Hukumnya yaitu Andi lilling,

“Namun Andi Lilling tidak bersedia menandatangani akta pemberitahuan putusan karena yang bersangkutan (Amran) katanya akan datang sendiri mengambil. Untuk itu Panmud Tipikor Makassar meminta bantuan delegasi ke Pengadilan Parepare untuk menyampaikan putusan tersebut,” tambah Andi Dar, senin (11/02/2019) malam.

Diketahui, Kasus itu sudah bergulir sejak 2013 lalu yang diselidiki oleh Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Parepare. Dalam kasus itu, kerugian negara mencapai Rp 375 juta dari pengadaan 50 unit gerobak fiktif.

Amran sendiri sempat ditahan di Lapas selama proses kasus ini bergulir tetapi keluar pasca divonis bebas Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Makassar dan selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun ajukan kasasi pasca vonis bebas. Kasasi JPU dikabulkan Mahkamah Agung (MA) dan terpidana divonis 1,5 tahun.
(Kalma)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed