oleh

Kelola Sampah, Pekerja Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

PALOPO, INIKATA.com – Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo melakukan sosialisasi bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo, di Kantor Kelurahan Latuppa, Kamis (21/3). Sosialisasi ini terkait perlindungan jaminan sosial kepada pekerja yang melakukan pengelolaan sampah.

Saat dikonfirmasi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Hendrayanto, mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian sosialisasi di Kecamatan Mungkajang dan untuk menyampaikan kepada masyarakat dan stakeholder bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan itu tidak besar.

“Dengan mengelola sampah, masyarakat dapat terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan yang manfaatnya sangat besar, hanya dengan iuran Rp 5.400 masyarakat sudah terlindungi Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).Kata Hendrayanto

Kabid Penataan dan Pengendalian Lingkungan Hidup DLH Palopo, Muh Aris, mengatakan program ini sangat bermanfaat untuk lingkungan, karena meningkatkan kesadaran masyarakat terkait sampah yang ada dilingkungannya.

“Selain lingkungan jadi bersih juga mendatangkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Kalau untuk pembayaran iuran Rp 5.400,- masyarakat hanya membutuhkan 1.5 kg sampah plastik yang nilai jualnya sama dengan satu bulan perlindungan.” Ungkap Haris

Pengelolaan sampah nantinya akan dipusatkan disetiap kelurahan yang dan di Kecamatan Mukajang dan nantinya akan diangkut oleh mobil-mobil sampah untuk dibawah ke bank sampah untuk diolah dan dijual dari hasil penjualan sampah tersebut akan menjadi iuran perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP)

Jaminan JKK memberikan manfaat layanan antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit, pengobatan di PLKK sampai dengan sembuh, santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat hingga 56 kali gaji terlapor, santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerjan.

Manfaat Jaminan kematian berupa santunan sebesar Rp24 juta serta beasiswa untuk 1 orang anak sebesar Rp12 juta.

Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus.

Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia. (Fadly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed