oleh

Sunnat Dana Bansos, Pendamping PKH di Makassar Diringkus Polisi

MAKASSAR, INIKATA.com – Salah satu pendamping bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Makassar terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

OTT tersebut terkait tindak pidana korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos).

Terduga pelaku, bernama Syaharuddin (40) yang merupakan pendamping PKH dari Kecamatan Tallo Makassar. Dia terjaring OTT oleh Satgas Bansos Polrestabes Makassar di rumahnya di Jalan Kandea 3 lorong 3, Makassar, Selasa (05/03/2019) petang.

“Kemarin sore kami melakukan OTT terhadap diduga penyimpangan PKH sosial dari Kementerian Sosial untuk warga Kota Makassar, ” ucap, Kapolrestabes Makassar,  Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, dalam press release yang dilakukannya, Rabu (6/3/2019).

Kata dia, Syaharuddin diamankan lantaran diduga melakukan pemotongan dana bantuan PKH Sosial yang akan disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kota Makassar.

“yang bersangkutan ini modusnya pegang kartu ATM dan buku tabungan para penerima PKH yang dimana seharusnya ATM dan buku itu dipegang langsung oleh si penerima ini,  setiap bulan yang cairkan itu sebesar Rp, 110.000 lalu dipotong Rp.12.000/kartu dan kartu itu ada 400 buah, ” tuturnya.

Selain memotong uang Bantuan PKH Sosial setiap Bulannya,  pelaku pula ternyata dalam setiap tiga Bulan pelaku kerap memotong uang PKH tersebut.

“Setiap tiga bulan itu juga ada bantuan sosial yang diterima oleh yang bersangkutan itu di potong lagi oleh si pendamping ini,  kalau besarannya itu kurang lebih Rp, 50.000/kartunya,” tuturnya.

Dirinya menambhakan,  saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait beberapa tersangka baru dalam kasus dugaan tindak korupsi dana Bantuan Sosial PKH tersebut.

“kalau soal dia apakan itu uang yang dia ambil kita masih mendalami lagi,  nanti kita akan sampaikan nantinya,  tim masih melakukan pendalaman lebih lagi,” tutupnya.

Saat ini pelaku berada di Mako Polrestabes Makassar, guna proses penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. (Anca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini