oleh

Cegah Konflik Pasca Pemilu, Kesbangpol Bakal Rangkul Tomas

MAKASSAR, INIKATA.com – Pasca pemilu pilpres dan pileg 17 April lalu tak dipungkiri masih menyisakan sekatan antar pendukung calon. Apalagi hingga kini perhitungan hasil pemilu masih terjadi tarik ulur.

Tentu hal ini dinilai dapat menimbulkan peluang konflik ditengah masyarakat.

Dalam menghindari terjadinya konflik di tengah masyarakat setelah pemilu maka dibutuhkan peran pemerintah daerah untuk meredam dan melakukan langkah-langkah persuasif dalam menjaga keharmonisan.

Pencegahan potensi konflik di tengah masyarakat ini akan menjadi fokus Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kota Makassar dalam waktu dekat.

“Kita tidak bisa pungkiri kalau penduduk di kota Makassar punya banyak potensi-potensi konflik, termasuk hasil pemilu yang masih tarik ulur. Hal ini yang menjadi fokus kami untuk minggu ini,” kata Andi Syahrum, Jumat (26/04/19).

Kepala Kesbangpol yang baru ini menyampaikan pihaknya akan turun langsung memberikan edukasi dan mendewasakan masyarakat demi menjaga keharmonisan pasca momen pemilu.

Mantan camat Biringkanaya ini akan merangkul tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai orang yang punya pemetaan khusus di wilayahnya.

Tidak hanya itu, ia juga akan mendorong program-program yang bisa memediasi masyarakat hingga pengumuman resmi dari KPU.

“Kalau konflik terjadi tentu masyarakat sendiri yang menjadi korban atas konflik tersebut, makanya edukasi menjadi hal paling urgent saat ini,” ucapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed