oleh

Tak Bergerak di Masa Kampanye Terbuka, Caleg Perempuan ini Buang Handuk?

MAKASSAR, INIKATA.com – 14 Hari menjelang Pemilihan Umum dilaksanakan, berbagai macam upaya caleg dilakukan untuk meraih dukungan masyarakat di dapilnya.

Mulai dari kampanye tatap muka, sosmed, alat peraga kampanye (APK), dan lain sebagainya bertebaran di seluruh pelosok dapil.

Hal yang berbeda caleg nomor urut 9 dapil Bulukumba 1 dari partai NasDem, Fitria Hardiyanti Suwardi tampaknya tak pernah muncul ke permukaan selama masa kampanye terbuka. Padahal sebelumnya, dirinya menjadi salah seorang yang aktif bersosialisasi dari pintu ke pintu.

Bahkan banyak yang mengira jika ia sudah menyerah dalam istilah demokrasi yakni buang handuk.

“Orang yang berani bilang saya buang handuk itu adalah orang yang belum mengenal saya. Bagiku bertarung adalah soal optimisme dan ikhtiar. Soal apakah saya terpilih atau tidak, itu urusan Tuhan. Coba tebak sekarang saya sudah pada tahap apa? Jika yang lain masih berupaya, maka saya sudah dalam tahap ikhtiar,” tegas Fitri kepada INIKATA.com, Kamis (4/4/2019).

Fitri yang masih merupakan mahasiswi aktif Jurusan Ilmu Politik di UIN Alauddin Makassar ini bahkan tidak pernah melepaskan keterkaitan Agama dengan aktivitas Politiknya.

” Saya sudah berupaya sejak saat saya bercita-cita jadi Anggota Dewan yakni tahun 2013 hingga kini 2019, makanya saya kuliah jurusan Ilmu Politik,” kata dia.

Lebih lanjut katanya, siapapun yang ber Agama sama dengan dirinya pasti paham betul jika sesuatu yang berlebihan itu juga tidak baik.

“Maka sebaik-baiknya upaya adalah yang maksimal tanpa melampaui kemampuan kita. Kalau kemampuan kita dipercaya oleh 1 orang, janganlah dipaksakan menyogok dalam bentuk apapun agar bisa dipercaya oleh 1000 orang,” Jelasnya.

Diketahui terhitung sejak bulan Januari ia dalam kesehariannya melaksanakan fungsi dan peran sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Desa Balibo Kabupaten Bulukumba mendampingi suaminya.

“Bagaimanapun, ini adalah bagian pengabdian saya. Semoga kepercayaan konstituen tiada yang sia-sia,” tutupnya. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed