oleh

Kepala Kesbangpol Makassar Himbau Masyarakat Tidak Takbiran Dengan Bermotor dan Petasan

MAKASSAR, INIKATA.com – Idul Fitri merupakan hari raya kemenangan bagi umat Islam. Semua masyarakat merayakannya dengan sangat meriah. Apalagi di malam takbiran, begitu banyak kebahagiaan didalamnya.

Namun, di malam itu begitu banyak oknum-oknum yang salah mengartikan malam tersebut. Merayakan diluar dari ajaran syariat islam. Misalnya, takbir keliling menggunakan motor dan menyalakan petasan. Kedua hal itu, tidak ada dalam ajaran syariat.

Bahkan, hal itu dapat mengakibatkan adanya korban. Sebab, bisa membahayakan nyawa seseorang. Selain itu juga, dapat meresahkan warga yang ingin merayakan malam takbiran dengan menenangkan diri sebagai bentuk muhasabah selama sebulan berpuasa.

Oleh sebab itu, Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Makassar melarang masyarakat merayakan malam hari raya Idul Fitri dengan menggelar takbiran keliling menggunakan motor dan petasan.

Bahkan, PJ Walikota Makassar Iqbal Suhaeb melalui Kepala Badan Kesbangpol Makassar, Andi Syahrum menginginkan saat malam takbiran nanti suasana tenang layaknya di pedesaan itu dapat diciptakan melalui takbiran dengan berjalan kaki.

“Kami melarang takbiran memakai kendaraan bermotor dan membakar petasan, selain karena berpotensi terjadinya aksi ugal-ugalan dan dapat memicu kebakaran, ini juga merupakan keinginan pak wali dalam menciptakan suasana pedesaan saat takbiran nanti,” ungkapnya.

Sehingga Andi Syahrum sangat berharap seluruh masyarakat Kota Makassar ikut menyukseskan segala rangkaian dalam menyambut hari kemenangan dengan penuh khidmat dan tidak perlu berlebih-lebihan.

Sekedar diketahui, Badan Kesbangpol bersama Polrestabes Makassar menggelar rapat koordinasi di Mapolrestabes Makassar, Rabu (29/5/2019). Hal itu sebagai bentuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed