oleh

Bawaslu Bone Enggan Serahkan Berkas yang Dibutuhkan Penyidik, Ada Apa?

BONE, INIKATA.com Laporan dugaan penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2018 Panwaslu ( sekarang Bawaslu) Kabupaten Bone yang ditangani Polres Bone berjalan lambat akibat banyaknya kasus dugaan korupsi yang masuk,sedangkan personil Unit tipidkor Polres Bone kurang, selain itu, pihak Bawaslu enggan menyerahkan berkas yang dibutuhkan oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Mohammad Pahrun yang kami konfirmasi diruang kerjanya, mengatakan bahwa pihak Panwaslu ( sekarang Bawaslu ) enggan memberikan berkas yang dibutuhkan.

” Berkas yang dibutuhkan belum dikasikan oleh mereka dengan alasan belum diperiksa oleh BPKP” terangnya, Jumat (26/7).

Diketahui, pihak Bawaslu tersebut dianggap Kasat Reskrim merupakan dalih yang bukan menjadi alasan untuk tidak memberikan berkas yang dibutuhkan.

“Hj. Jumriah (Ketua Panwaslu Bone ) sudah datang, kita mau ambil keterangannya tapi bagaimana mau diambil keterangannya kalau berkasnya tidak dibawa, itu sebenarnya dalih yang sebetulnya bukan menjadi alasan proses penyelidikan harus berhenti karena belum diperiksa,” lanjutnya.

Sejauh ini penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Bone baru memintai keterangan dari Panwascam Barebbo dan dalam waktu dekat akan memanggil komisioner Panwaslu untuk dimintai keterangan. ( Uly )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed