oleh

412 Napi Lapas Kandeapia Terima Remisi di Hari Kemerdekaan

MAROS, INIKATA.com – Ratusan warga binaan di Lapas Klas IIA Kandeapia, Kabupaten Maros mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke-74. Empat orang diantarannya langsung bebas.

Kepala Lapas Klas IIA Indra S Mokoagow mengatakan, dalam pemberian remisi Hari Kemerdekaan RI ini, total yang mendapatkan remisi berjumlah 412 napi. Remisi dibagi menjadi dua yaitu remisi umum I berupa pengurangan hukuman dan remisi umum II atau bebas.

“11 orang diantaranya mendapat remisi 5 bulan, 36 orang napi mendapatkan remisi 4 bulan, 148 napi dapat remisi 3 bulan, 114 orang napi menerima remisi 2 bulan dan 103 orang napi remisi 1 bulan”, katanya.

Sementara, sambung Indra, ada juga empat orang warga binaan kami yang mendapatkan remisi langsung bebas.

Bupati Maros HM Hatta Rahman saat berkunjung ke Lapas Klas II A Kandeapia mengaku, pada dasarnya Proklamasi Kemerdekaan merupakan sebuah pernyataan jika Bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan.

“Indonesia telah berdaulat penuh, Indonesia telah bebas dan merdeka, sekaligus membangun negaranya sendiri, yaitu negara kesatuan Republik Indonesia”, pungkasnya.

Hatta berpesan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar menjadikan momentum kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan.

Kata Hatta, peningkatkan kemampuan melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja profesional dan tulus dengan terus berupaya untuk menjadikan lapas dan rutan tetap dalam suasana kondusif, aman, serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi pemasyarakat dan Kementrian Hukum dan HAM pada umumnya.

Sementara itu, Bupati Maros dua periode ini mengucapkan selamat bagi warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan remisi.

“Khususnya yang bebas hari ini kami mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan yang maha kuasa, sebagai landasan saudara dalam menjalani kembali kehidupan ditengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat,” ungkapnya. (Sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed