oleh

Strategi Alumni Unhas Kurangi Pengangguran Tingkat Sarjana

MAKASSAR, INIKATA.com Peran alumni tidak hanya sekedar menjadi ajang seremonial, namun yang terpenting melakukan pengembangan diri sektor usaha ekonomi yang berguna untuk pribadi, universitas, dan juga negara. Sehingga dengan peran tersebut akan mengurangi angka pengangguran yang berasal dari tingkat diploma dan sarjana.

Hal itu dikemukakan, Ketua Alumni Universitas Hasanuddin (IKA-Unhas) Jabodetabek, Muhammad Ismak. “Alumni harus punya keperdulian untuk memberdayakan lulusan kampusnya masing-masing agar bisa eksis memasuki peluang-peluang kerja dengan jaringan yang sudah ada. Jangan membiarkan, tapi kita kasih peluang untuk mengajak memasuki sektor pekerjaan,” ujarnya.

Ismak memaparkan, data dari Badan Pusat Statistik menyebutkan, jumlah pengangguran per Ferbuari 2019 terjadi penurunan. Tapi ironisnya, justru lulusan diploma dan universitas banyak yang tidak bekerja. “Data itu melansir, dari diploma naik 8,5 persen.Kemudian lulusan universitas naik 25 persen. Satu penyebabnya karena, keterampilan tidak sesuai kebutuhan dan lapangan kerja terbatas,” ujar alumni Fakultas Hukum Unhas ini.

“Dengan situasi seperti itu, dari alumni Unhas telah memikirkan langkah-langkah strategis agar bisa menyalurkan lulusan Unhas untuk berkiprah diberagam sektor usaha. Misalnya akan digelar career day sebagai penjembatan usaha yang dimiliki alumni untuk prioritaskan pekerja dari kampusnya. Dan cara-cara lain,” ujar Ismak yang juga Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Pusat.

Direktur Eksekutif IKA Unhas Jabodetabek, Suharman menambahkan, pengurus alumni Unhas sekarang sudah membentuk Koperasi yang nantinya bisa untuk pengembangan usaha-usaha. Bisa bentuk pemodalan, dan lainnya. Usaha-usaha yang sudah ada saat ini dijalankan alumni, akan dikembangkan agar bisa menciptakan lowongan pekerjaan.

“Juga membuka bisnis-bisnis baru yang disesuaikan dengan kemampuannya. Serta pengembangan startup sebagai fenomena perkembangan usaha yang baru. Kalau diberdayakan kami yakin akan terus berkembang usahanya,” ujarnya.

Jika ada peluang bisnis sektor lebih besar lagi, Suharman mengatakan, Ika Unhas juga bisa siapkan dengan mendirikan perusahan setara Perseroan Terbatas (PT) untuk menyambangi bisnis para alumni yang sudah mapan. “Bisa jadi pemasok barangnya, bisa menjadi trainer, bisa jadi konsultannya, dan lainnya,” ujarnya.

“Jika para alumni yang sudah mapan bersatu memikirkan para lulusannya, saya yakin angka pengangguran bisa teratasi. Maka saya ajak rekan-rekan alumni yang berada di posisi birokrasi, pengusaha, dan lainnya bahwa kita harus memikirkan alumni Unhas secara keseluruhan, bukan memikirkan lulusan dari masing-masing fakultasnya,” ujar Suharman.

Dikatakan Suharman lagi, saat ini sedang dipikirkan untuk persiapkan unit usaha EO (Event Organizer). Pengembangan website, sarana ambulans, dan lainnya. “Dengan bisnis multisektor itulah, dana pemasukan bisa dijadikan dana abadi alumni. Dana itulah yang nanti dikelola dari alumni Unhas untuk bersama,” ujarnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed