oleh

Cegah Longsor di Sungai, UNM Ajak Warga Soppeng Kelola Pinggiran Sungai

SOPPENG, INIKATA.com – Peduli akan kerusakan sungai yang terjadi akibat pengikisan air, UNM memberi pemahaman masyarakat Soppeng mengelola sungai secara non Struktural.

Pengelolaan sungai secara non struktural yang dimaksud yakni dengan manfaatkan pohon bambu untuk mencegah terjadinya longsor yang diakibatkan oleh kikisan air sungai.

Ketua penyelenggara Dr Nurlita Pertiwi mengatakan kegiatan ini bagaimana membantu masyarakat soppeng akan terhindar dari pengikisan air dan berakibat longsor.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa pohon bambu ini sangat bermanfaat dia dapat mencegah terjadinya longsor dipinggiran sungai, kalau tidak dicegah saat ini tentu pasti akan fatal nantinya,” ucapnya, Minggu (15/9/2019).

Selain mengajarkan tentang mamfaat bambu sendiri, Ketua Prodi PKLH Program Pascasarjana UNM tersebut menuturkan masyarakat juga diajarkan menanam pohon Bambu dipinggiran sungai.

“Bambu yang kita tanam ini adalah bambu yang telah hidup dari hasil pembibitan, bibit bambu ini diperkirakan sudah berumur 2 bulan, kita berharap nantinya hasil kegiatan ini bisa membantu para masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai,” tuturnya.

Antusias masyarakat soppeng dalam mengikuti kegiatan tersebut untuk bagaimana memahami kegiatan tersebut agar dapat turut membantu mencegah kerusakan sungai akibat air. (Anca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed