oleh

Danau Purba di Luwu Timur Jadi Tempat Praktek 200 Mahasiswa Unhas

LUTIM, INIKATA.com – Sebanyak 200 Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan praktek lapangan terpadu pada kawasan konservasi Danau Matano Sorowako, Kabupaten Luwu Timur.

Praktek ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pengelolaan ikan Endemik Danau Matano, yang dipusatkan di Yatch Club Sorowako yang bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Luwu Timur.

Sekertaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Luwu Timur khususnya Danau Matano menjadi tempat praktek lapangan Mahasiswa Unhas.

Ia menggambarkan bahwa, Danau Matano merupakan sebuah danau purba (danau tua) yang terbentuk dari aktivitas tektonik alias pergeseran lempeng, dengan ukuran panjang 28 kilometer dan lebar 8 kilometer dengan kedalaman 590 meter.

Ia menjelaskan, sementara permukaan air danau berada pada ketinggian 382 meter di atas permukaan laut, sehingga tercatat sebagai danau terdalam di Indonesia, terdalam ke-3 di Asia dan terdalam ke-10 di dunia.

Danau ini, kata Bahri Suli, juga memiliki berbagai jenis ikan purba yang endemik dan hidup bebas di alam, salah satunya ikan opudi dan buttini, jenis ikan buttini ini habitatnya berada didasar danau dengan ciri khas mata yang sedikit menonjol keluar, pada sisi lainnya, danau ini juga sangat indah dan potensial untuk dikembangkan.

“Itulah mengapa Pemerintah daerah bersama Pemerintah desa fokus untuk mengembangkan daerah Sorowako khusus danau Matano ini sebagai salah satu destinasi wisata,” jelasnya. (asril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed