oleh

Ijas Selayar Kecam Kekejaman Oknum Polisi Terhadap Wartawan

SELAYAR, INIKATA.com – Ikatan Jurnalis Selayar, (Ijas) mengecam kekerasan aparat keamanan dari kepolisian, terhadap 3 Jurnalis di Makassar, saat liputan aksi penolakan pengesahan UU KPK dan Revisi KUHP di depan Gedung DPRD Sulsel, Selasa (24/9/2019) petang.

Hal ini ditegaskan Ketua Ijas Kepulauan Selayar, Arsyil Ihsan, dalam jumpa persnya dengan beberapa wartawan anggota Ijas Selayar, di Warkop Chartenz, Bonehalang, Benteng, Kamis (26/9/2019).

Sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara kita di Makassar, Senin (23/9/2019) sore, khususnya yang teraniaya saat meliput aksi demo.

Ketua Ijas Selayar, Arsyil Ihsan, dalam pernyataannya bahwa, tindakan Oknum Aparat Atas Kekerasan Terhadap 3 Jurnalis, mendesak Kapolda Sulsel untuk memberikan tindakan tegas dan memproses kepada anggotanya yang melakukan penganiayaan terhadap 3 jurnalis Makassar yang jadi korban.

Senada dengan sekretaris Ijas diminta kepada Kapolda Sulsel agar menindak secara tegas kepada oknum polisi supaya diberi sanksi keras atas tindakan yang berlebihan terhadap kepada 3 wartawan yang pada saat melakukan tugas peliputan

Proses yang dimaksud adalah memberikan atau menghukum anggotanya sesuai dengn hukum yang berlaku di uu pers no 40 tahun 1999

“Tidak ada tawar menawar terhadap Kapolda Sulsel untuk memproses hukum terhadap anggotanya yang melakukan tindakan kekerasan terhadap 3 wartawan.” ungkap Sekretaris Ijas, Muh. Jufri

Sekretaris Ijas, juga menyampaikan bahwa perlakuan hukum harus sama tanpa terkecuali, perlu diingatkan bahwa negara kita negara hukum.  (Rizal Dg Sibunna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed