oleh

Penyandang Disabilitas Nikmati Widya Wisata di Trans Studio Theme Park

MAKASSAR, INIKATA.com – Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya Di Makassar mengajak 42 penyandang disabilitas fisik menikmati kegiatan widya wisata. Kali ini lokasi yang dipilih menjadi tempat Widya wisata adalah Trans Studio Theme Park Makassar, Kamis (19/9/2019).

Kegiatan Widya Wisata merupakan bagian dari program terapi psikososial yang diberikan bagi penyandang disabilitas Penerima Manfaat (PM) yang mendapatkan layanan Rehabilitasi Sosial Lanjut di dalam Balai.

Pada kegiatan ini, PM dapat menikmati berbagai wahana permainan yang memang disiapkan oleh panitia.

Memberikan kesempatan bagi PM untuk menikmati berbagai Permainan sengaja dilakukan untuk melatih konsentrasi dan wadah bermain tentu menjadi bagian dari terapi sosial bagi penyandang disabilitas, khususnya upaya untuk menetralisir (menormalkan) emosi dari PM itu sendiri.

“Ada berbagai wahana permainan kita persiapkan dengan harapan wadah tersebut bisa menyegarkan dan menormalkan kembali emosi PM kita”, kata Kepala BRSPDF Wirajaya Di Makassar Syaiful Samad, saat memberikan pengarahan sebelum PM memasuki area wahana Theme Park.

Dihadapan para PM, Syaiful Samad menyambut baik kegiatan ini, Syaiful bahkan melihat jika kegiatan ini merupakan ajang untuk merefresh psikis anak-anak penyandang disabilitas, sekaligus wadah ini menjadi momentum yang baik bagi para penyandang Disabilitas untuk belajar berbaur dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kedepan, kegiatan serupa harus lebih mantap dengan berbagai jenis permainan yang bisa memunculkan keceriaan, semangat hidup agar bisa lebih survive serta menimbulkan rasa percaya diri bagi para penyandang Disabilitas,” harapnya

Syaiful juga mengungkapkan, bahwa salah satu hal penting yang perlu disentuh bagi anak-anak penyandang disabilitas adalah bagaimana upaya kita untuk membangkitkan semangat dan rasa percaya diri bagi penyandang disabilitas. Olehnya itu, Syaiful menganggap jika kegiatan Widya wisata ini sangatlah penting.

“Sebanyak apapun pelatihan keterampilan hidup yang diberikan, namun ia tidak punya rasa percaya diri, akan menjadi sia-sia,” kunci Syaiful. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed