oleh

Paripurna Pengumuman Pimpinan DPRD Definitif Dihujani Interupsi

MAKASSAR, INIKATA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat paripurna pengumuman pimpinan definitif, Rabu (9/10).

Rapat paripurna tersebut berlangsung alot dan dihujani interupsi dari anggota dewan lainnya saat pimpinan DPRD Sulsel membacakan pengusulan nama dari parpol peraih kursi pimpinan yang disertai Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) parpol.

Dari 5 parpol peraih kursi pimpinan, hanya 4 parpol yang memiliki SK dari DPP, yakni NasDem, Gerindra, Demokrat dan PKS.

Sementara, untuk Partai Golkar sampai saat ini belum memasukkan SK dari DPP. Partai berlambang beringin tersebut hanya membalas surat pimpinan sementara DPRD Sulsel yang menyebut Andi Ina Kartika Sari sebagai pimpinan definitif.

Interupsi tersebut dilontarkan lantaran pimpinan rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD sementara Saharuddin Alrif ingin membacakan surat balasn DPD I Golkar Sulsel yang tidak disertai SK dari DPP.

“SK-nya belum ada (dari DPP), yang ada hanya surat dari DPD I Golkar. Suratnya itu membalas surat pimpinan sementara,” tutur Sahar sapaan akrab Saharuddin Alrif saat pimpin sidang paripurna.

Andi Irwandi Natsir dari Fraksi PAN mengungkapkan, berdasarkan UU yang tertera di tata tertib DPRD Sulsel, nama dari partai Golkar tidak perlu di umumkan karena belum disertai SK dari DPP.

“Izin pimpinan, kita harus mengacu pada UU, saya kira belum bisa diumumkan,” ucap Andi Irwandi saat melontarkan istrupsi.

Sementara itu, Andi Mangunsidi dari Fraksi partai Gerindra melontarkan hal yang sama. “SK dari DPP merupakan syarat materil utama untuk diumumkan di forum paripurna,” ucap Andi Mangunsidi.

“Sesuai dengan masukan, jadi usulannya semua bagus, jadi kami akan menyampaikan, bukan mengumumkan,” jawab Sahar menanggapi instupsi tersebut. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini