oleh

Rampas Motor Pengendara, Advokat Makassar Gugat Polres Gowa di Meja Hijau

MAKASSAR, INIKATA.com – Lantaran dianggap semena-mena dalam melakukan aksi penilangan disertai perampasan kendaraan jenis roda dua tanpa ada bukti operasi, Polres Gowa digugat oleh Advokat Makassar melalui praperadilan di Pengadilan Negeri Sungguminasa, Gowa.

Pasalnya, tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum personil Polres Gowa sebanyak 10 orang tersebut sangat menyalahi aturan yang berlaku dan mencederai hak asasi.

Moh Maulana selaku kuasa hukum, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat praperadilan ke Pengadilan Negeri Sungguminasa untuk menuntut aksi 10 orang anggota Polres Gowa tersebut.

“Kami sudah layangkan surat ke pengadilan, tindakan yang dilakukan oleh oknum Polres Gowa ini sangat tidak masuk akal dan sangat tidak sesuai dengan aturan hukum dan apalagi ini sangat melanggar Hak Asasi Pemohon,” ucapnya, Jumat (18/10/2019).

Kata dia, dengan tindakan perampasan kendaraan yang dilakukan oleh pihak Polres Gowa membuat korban harus mengalami kerugian lantaran kendaraan tersebut merupakan kendaraan milik adiknya yang setiap harinya digunakan untuk mencari uang.

“Bayangkan karna kasus ini korban harus mengalami kerugian lebih dari 1 Juta karna motor yang diambil oleh Polres Gowa ini adalah sumber penghasilan mereka untuk mencari nafkah, olehnya itu kami sangat mengutuk keras apa yang dilakukan oleh ke 10 Anggota Polres Gowa ini,” tuturnya.

Diketahui kejadian ini bermula pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2019 sekitar Jam 23.48 WITA, pada saat berada di jalan Tun Abdul Razak di dekat masjid H Jamaluddin Muhammad, sejumlah orang yang mengenakan jaket hitam dengan menggunakan motor trail, mendekati Pemohon dan meminta Pemohon menghentikan kendaraan Sepeda motor yang di gunakan oleh Pemohon.

Setelah Pemohon menghentikan Sepeda Motor, sejumlah orang tersebut meminta Pemohon menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) Pemohon. setelah Pemohon menunjukkan STNK dan SIM, sejumlah orang tersebut lalu mengatakan bahwa pajak kendaraan bermotor milik Pemohon telah mati.

Setelah itu, sejumlah orang tersebut mengatakan bahwa dirinya adalah anggota kepolisian resort gowa dan selanjutnya mengatakan kepada pemohon untuk menyerahkan sepeda motor pemohon.

Sekira 10 (sepuluh) menit berselang, 6 (enam) orang datang menggunakan kendaraan sepeda motor trail dan 1 (satu) buah mobil sedan dengan ciri-ciri berwarna putih dengan logo yang menunjukkan mobil patroli milik Kepolisian Resort Gowa.

Selanjutnya, sejumlah orang yang belakangan diketahui merupakan Anggota Polres Gowa tersebut, membawa paksa sepeda motor yang dikendarai Pemohon tanpa menyerahkan secarik document yang menjadi dasar tindakan anggota Termohon in casu. (Anca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini