oleh

Dewan Soroti Pencopotan Belasan Pejabat Pemkot Makassar

MAKASSAR, INIKATA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar menyoroti keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang mencopot belasan pejabat kota Makassar.

Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir mengaku sangat prihatin atas hal tersebut.

“Saya selaku mantan ketua tim kampanye daerah Jokowi-Ma’ruf Amin menyatakan sangat prihatin terhadap kondisi seperti itu,” ungkap Wahab sapaan akrabnya kepada INIKATA.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (20/11).

Bahkan, ia mengungkapkan jika dalam kasus pencopotan tersebut terdapat potensi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Potensi pelanggaran hak asasi manusia terhadap kasus ini besar sekali, masa ada orang diadili dengan kasus yang sama dari dua lembaga yang berbeda, dengan keputusan yang berbeda,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Menurut Undang-Undang (UU), yang punya kewenangan melakukan penyelidikan, penyidikan bahkan sampai penuntutan terhadap sebuah pelanggaran pemilu ada namanya lembaga bawaslu.

“Bawaslu sudah mengeluarkan rekomendasi bahwa 15 camat pada saat itu yang dituduh melakukan pelanggaran kode etik atau pelanggaran pemilu iru tidak cukup bukti atau tidak terbukti, sehinga tidak dapat di ajukan penututan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Sebanyak 15 sekretaris kecamatan di Makassar, Sulsel, dicopot dari jabatannya. Penyebabnya, ke-15 sekcam terbukti melakukan pelanggaran karena mendukung Jokowi pada masa Pilpres. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini