oleh

Dukungan untuk Tomy Satria Kian Masif

BULUKUMBA, INIKATA.com – Tahapan Pilkada serentak di seluruh Indonesia sudah dimulai sejak September 2019 kemarin.

Termasuk provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 13 Kabupaten/kota yang melaksanakan pemilihan kepala daerah di antaranya Kabupaten Bulukumba.

Dari pantauan, banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) bertebaran di kabupaten yang berjuluk Butta Panrita Lopi ini. Sepanjang jalan Ruas Bulukumba – Sinjai, baliho dan banner bahkan spanduk nampak menghiasi jalan utama yang menghubungkan kedua kabupaten itu.

Salah satu diantaranya adalah Tomy Satria Yulianto yang juga Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba. Alat Peraga Kampanye berupa Baliho dan spanduk terpasang di pekarangan rumah dan ruas jalan provinsi.

Yusman Wahab Liasion, Officer Tomy Satria Yulianto, mengatakan ikut memantau gambar-gambar Tomy yang terpasang di beberapa titik lokasi.

“Kami juga memantau hadirnya gambar-gambar (APK.Red) Tomy Satria di kabupaten bulukumba. Kami pun tetap menyampaikan kepada tim agar Baliho yang terpasang itu tidak mengganggu estetika atau melanggar aturan aturan yang ada,” jelas Yusman Wahab yang biasa disapa Bang Yus ini.

Ia juga menambahkan, dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang administrasi pemilu pasal 460 ayat 1 menjelaskan hal-hal yang dianggap melanggar dalam pelaksanaan pemilu seperti Alat Peraga Kampanye.

“Geliat atmosfir pilkada ini pun tidak hanya pada APK, branding kendaraan pribadi dari bakal calon, menghadiri pertemuan di rumah warga hingga banyaknya simpul pemenangan yang ikut berperan dalam perhelatan pesta demokrasi,” urainya.

Sementara itu TSY nama akronim Tomy Satria mengaku ia banyak bersama relawan turun ke lapangan sosialisasi ke warga.

“Saat ini kami banyak bersama beberapa relawan Yang membantu saya untuk bersosialisasi kemasyarakat sampai kepelosok pelosok desa di kabupaten bulukumba” tegas ketua nasdem kabupaten Bulukumba itu.

Tentunya, penyampaian visi misi untuk kabupaten Bulukumba kedepan adalah hal yang perlu diperhatikan. Sehingga kata dia pemilihan kepala daerah menghasilkan pemimpin yang membawa perubahan yang baik bagi kabupaten yang sama sama kita cintai.

“Para volunter, team maupun simpul dalam pilkada merupakan ujung tombak calon kepala daerah dalam menyampaikan visi dan misi yang di usungnya,” pungkasnya. (Sudirman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini