oleh

Tak Ada SOP, Kejari Warning Disdikbud Buka di Sekolah Penerima DAK 

JENEPONTO, INIKATA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto menegaskan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera membuka spanduk yang terpasang di sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) di Jeneponto. Pasalnya, menurut Kejari tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) pemasangan spanduk DAK 2019.

Hal ini ditegaskan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jeneponto, Nasran kepada INIKATA.com di ruang kerjanya, Jumat (8/11/2019).

“Kita Kejari Jeneponto ada 8 OPD kita dampingi sehingga kita selektif. Untuk DAK memang tidak memasukkan permohonan, suratnya nda ada masuk. Terkait pemasangan spanduk TP4D, mungkin mereka masih mengangggap masih kelanjutan dari 2018,” kata Kasi Intelijen, Nasran.

Nasran juga menegaskan, apa yang dilakukan jajaran pihak Dinas Pendidikan tidak boleh seperti itu. Yang mana pihak Dinas Pendidikan memasang spanduk TP4D di sekolah penerima DAK 2019 berupa rehab kelas, kantor, dan WC.

“Tahun 2019 punya prosedur tersendiri. Kalau terkait pendampingan DAK harus dari awal tidak boleh dia (Dinas Pendidikan) seperti itu. Kita kan punya SOP pendampingan, dia menyurat dulu, habis itu kita diundang untuk pemaparan. Dalam perjalanan pelaksanaan proyek, boleh masuk tapi tergantung Kejaksaan apa kita terima atau tidak,” ungkapnya.

Dengan demikian, Kejari meminta dilakukan perbaikan terkait spanduk DAK di sekolah. “Kami minta diganti dan diturunkan spanduk yang ada TP4D. Nanti saya tindaklanjuti dan Surati kembali,” katanya.

Sementara, Kasi Sarpras Dikbud, Jabal Nur menjelaskan, dari awal surat kami di Kejari Jeneponto tapi Kejari mengaku kewalahan bekerjasama Dinas Pendidikan dengan alasan sudah banyak OPD didampingi tahun 2019, sehingga memutuskan tahun ini tidak melakukan kerjasama.

“Kami sudah terima WA yang isinya, kami sudah menyurat ke Dinas Pendidikan, tapi belum menerima surat secara resmi. Dengan dasar adanya WA ini sehingga saya perintahkan Kepala Sekolah penerima DAK agar dibuka spanduknya. Saya sudah sampaikan di group WA penerima DAK untuk mencabut itu spanduk kerjasama tim TP4D,” jelasnya. (Kahar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini